Saturday, April 15, 2017

Kontemplasi Hidup di Pinggiran Ibu kota



Kontemplasi Hidup di Pinggiran Ibu kota

Ketika beribadat masih harus dijaga ketat
Ketika orientasi seksual masih dianggap penyakit menular
Ketika gangguan kejiwaan masih dianggap lebay/kurang iman
Ketika bersedekah masih bertujuan menjauhi neraka

Ketika wanita masih dianggap ojek belaka
Ketika suaka ada pada mereka yang jumawa

Ketika peradaban dinilai dari gedung yang menjulang
Ketika Jakarta tak bernyawa, Pertiwi tak berhati

Perlukah Saya optimis untuk masa depan Indonesia?
Perlukah Saya optimis untuk masa depan Indonesia?
Perlukah Saya optimis untuk masa depan Indonesia?
Perlukah Saya optimis untuk masa depan Indonesia?

Jakarta, 15 April 2017