Tuesday, January 12, 2016

Dari Kenjeran menuju Manukan




Ada yang berpatut mulut di kenjeran
Pun bersungut sungut di padatnya manukan
Ada yang beringsut di trotoar jalanan
Pun merasa takut di pengadilan

Kami rindu teraturmu surabaya
Berharap nafkah di bawah pendar lampu kota
Bertemu pisah di redamnya Juanda
Atau bersenggama manja dengan aspal basah

Dari kenjeran menuju manukan
Terlewati ribuan taman
Juga gedung-gedung mencengangkan
Aaaahhh Surabaya kau memang Jancukan



-Seri Peraduan di Kota Pahlawan-
(/frd)