Monday, December 9, 2013

Kemudian



kemudian semua menjadi sepi
haru dan tawa menjadi tak berarti
padamkan semua mimpi
hilangkan rasa di hati

aku benci menjadi seperti ini
menjadi pentonton dalam sandiwara diri sendiri
konyol, namun perih bagai ditusuk duri

aku rela menjadi buih
bagi putih dalam putih
tak berarti
dan terbuang bagai daki

(frd/)

No comments:

Post a Comment