Wednesday, October 16, 2013

Sebuah Percakapan



Sebuah Percakapan.

Sepasang kekasih, terlihat pas dan mesra dalam tatapan kosong seorang pelamun ini. Canda tawa, senyum manja, menghiasi romantika mereka berdua. Dari kejauhan, masih tampak seorang pelamun kelas kakap ini masih memperhatikan indahnya dunia sepasang kekasih tersebut.

A1 : mereka tampak bahagia ya, saya suka melihat mereka bisa seperti itu.
A2 : iya, saya juga suka melihat keakraban mereka. Eh kamu yakin kamu suka melihat kebahaiaan mereka?
A1 : hahaha, entahlah mungkin akan lebih suka lagi jika dia (sembari menunjuk) bersanding bersamaku nanti.
A2 : ah kamu, tak pernah berubah, selalu mimpi saja.
A1 : apa salahnya mimpi, hanya itu yang saya punya.
A2 : iya santai, gak usah nyolot gitu ah. Kamu kenal sama dia?
A1 : enggak, .... eh.... belum
A2 : kamu mau kenal sama dia?
A1 : mau
A2 : kamu berani?
A1 : enggak, eh bukannya gitu, saya takut merusak hubungan mereka, lihat mereka begitu indah bukan?
A2 : ah kamu kayak dia mau aja sama kamu.
A1 : benar juga ya.
(percakapan dalam hati seorang pelamun handal)

(frd/)

No comments:

Post a Comment